Hai blogger kali ini saya punya resep menarik nih, yg paling tepat disajikan saat musim hujan seperti ini. Yaitu Chicken noodle soup with ginger.
Berikut Resepnya..
Bahan-bahannya :
- 1 bungkus mie telor (sekitar 210 gram), rebus setengah matang
- 1 ¾ cup (sekitar 350ml) kaldu ayam/kaldu sapi
- 1 sendok makan tepung terigu
- ½ bawang bombai, cincang
- 1 bawang putih, cincang
- 1 cm jahe, kupas, memarkan
- dada ayam rebus yang di suwir-suwir (bisa ditambah/diganti bakso)
- 1 cabai keriting kering, iris kecil-kecil (jika suka pedas silakan tambahkan)
- 150 gram sawi hijau, tauge, jamur kancing atau bok choy
- 1 sdt kecap asin (bisa gunakan soy sauce jiak suka)
- ½ sdt gula
- garam dan merica secukupnya
- minyak goreng untuk menumis
Untuk Cara membuatnya baca selanjutnya di Resep Chicken Noodle soup
Sunday, January 20, 2013
Sunday, December 2, 2012
Jeongol adalah makanan Korea berupa berbagai sup yang direbus di dalam panci besar, dan dihidangkan di tengah-tengah meja untuk dimakan bersama. Dibandingkan dengan jjigae yang hanya berisi satu jenis bahan utama, bahan untuk isi jeongol biasanya jauh lebih beragam.
Makanan ini biasanya berisi irisan daging sapi, jeroan, berbagai jenis makanan laut, dan ditambah berbagai jenis sayuran, jamur, dan bumbu-bumbu lain. Semua bahan direbus bersama di dalam panci dangkal untuk memasak jeongol yang disebut jeongolteul (전골틀). Makanan ini umumnya dibuat pedas karena diberi bumbu gochujang dan bubuk cabai. Selain itu, jenis kaldu yang digunakan untuk merebus bergantung kepada bahan utama yang menjadi isi sup. Restaurant Guide Jakarta
Friday, September 28, 2012
Resep Samgyetang, Sup Ayam Khas Korea
Samgyetang adalah makanan khas Korea, merupakan sup dengan isi daging ayam muda yang masih utuh. Masakan ini merupakan makanan tradisional yang bergizi di musim panas sehingga tubuh yang berkeringat pun tidak lemas kehabisan energi. Mau tau resep cara membuatnya? Simak di bawah ini :)
Bahan Utama :
- 1 ekor ayam utuh(450~500g)
- 50g beras ketan
- 1 biji buah berangan
- 2 biji buah ginkgo
- 1 akar ginseng basah
- 2 buah kurma Korea
- 10g daun bawang
- sedikit garam dan lada Bumbu
- 2 liter air
- 10g jahe
- 100g lobak
- 10 biji bawang putih
- 5g Gamcho(akar manis)
- 5g Hwanggi(akar kuning)
Cara:
- Keluarkan bagian dalam perut ayam, bersihkan kemudian potong bagian buntut ayam
- Isi perut ayam dengan beras ketan yang sudah dibersihkan dan direndam 1 jam dalam air dingin
- Masukan buah berangan ginkgo dan ginseng basah kedalam perut ayam.
- Kaki ayam disilangkan dan diikat dengan benang
- Rebus 2 liter air bersama jahe, lobak, akar manis, akar kuning, dan bawang putih selama 30 menit kemudian bahan di dalam kuah dibuang kecuali bawang putih
- Masukkan ayam ke dalam kuah lalu direbus kembali di atas api besar selama 40 menit lalu kecilkan api dan masak selama 10 menit
- Pindahkan ayam ke mangkuk, tuangkan kuah yang sudah disaring lemaknya, taburi daun bawang yang telah dipotong-potong, dan dibumbui garam dan lada.
Catatan :
- Beras ketan direndam dalam air dingin selama 1 jam supaya mudah dimasak. Kalau tidak waktu memasak menjadi lama sehingga daging ayam akan jadi keras
- Boleh pakai ginseng kering jika tidak mendapat ginseng basah
- Akar manis dan akar kuning akan menghilang bau amis ayam dan menambah rasa kuah. Tapi tidak harus dipakai
- Setelah memasak ayam di atas api besar selama 40 menit lalu kecilkan api dan masak selama 10 menit lagi
- Daun bawang dapat menghilangkan bau amis ayam dan beraroma
Restaurant review jakarta
Monday, September 24, 2012
Coto Makassar, Sotonya Khas Makassar
Coto Makassar atau Coto Mangkasara adalah makanan tradisional Makassar, Sulawesi Selatan. Makanan ini terbuat dari jeroan (isi perut) sapi yang direbus dalam waktu yang lama. Rebusan jeroan bercampur daging sapi ini kemudian diiris-iris lalu dibumbui dengan bumbu yang diracik secara khusus. Coto dihidangkan dalam mangkuk dan dimakan dengan ketupat dan "burasa".
Friday, August 24, 2012
Nasi Hayashi, Uniknya Kuliner Jepang
Nasi Hayashi adalah makanan Jepang berupa nasi putih yang dihidangkan dengan siraman kuah kental masakan daging sapi. Bumbu berupa bawang bombay yang ditumis dengan mentega hingga wangi. Daging dimasak hingga empuk di dalam saus demiglace dan sering dicampur saus tomat.
Nasi hayashi merupakan menu populer di restoran keluarga yang menyediakan berbagai macam masakan untuk anggota keluarga. Nasi hayashi juga bisa dibuat dengan kuah yang berasal dari bumbu padat dalam kemasan kotak.
Daging sapi selalu digunakan untuk membuat nasi hayashi. Bila daging babi yang digunakan, masakan ini disebut Pork Hayashi. Sayuran seperti jamur kancing atau jamur shimeji juga sering ditambahkan ke dalam masakan daging.
Restaurant review jakarta
Thursday, August 9, 2012
Sukiyaki, Rebus-rebus ala Jepang
Sukiyaki adalah irisan tipis daging sapi, sayur-sayuran, dan tahu di dalam panci besi yang dimasak di atas meja makan dengan cara direbus. Sukiyaki dimakan dengan mencelup irisan daging ke dalam kocokan telur ayam.
Sayur-sayuran untuk Sukiyaki misalnya bawang bombay, daun bawang, sawi putih, shungiku (nama daun dari pohon keluarga seruni), jamur shiitake, dan jamur enoki. Sebagai pelengkap ditambahkan ito konnyaku atau shirataki yang berbentuk seperti soun berwarna bening atau sedikit abu-abu.
Monday, July 30, 2012
Asal Usul Shabu Shabu Khas Jepang
Shabu-shabu atau shabu shabu adalah makanan Jepang jenis Nabemono berupa irisan sangat tipis daging sapi yang dicelup ke dalam panci khusus berisi air panas di atas meja makan, dan dilambai-lambaikan di dalam kuah untuk beberapa kali sebelum dimakan bersama saus (tare) mengandung wijen yang disebut gomadare atau ponzu. Di dalam panci biasanya juga dimasukkan sayur-sayuran, tahu, atau kuzukiri.
Selain irisan sangat tipis daging sapi, daging lain yang bisa dimakan secara shabu-shabu misalnya daging ayam, daging domba, ikan fugu, gurita dan ikan kakap. Gyūshabu adalah sebutan untuk shabu-shabu daging sapi. Di Hokkaido, shabu-shabu daging domba disebut Ramushabu. Shabu-shabu daging babi disebut Tonshabu atau Butashabu. Di Nagoya dikenal shabu shabu dengan ayam Nagoya Kōchin yang disebut Niwatorishabu.
Subscribe to:
Posts (Atom)




